Jumat, 15 November 2013

Kecelakaan Bus vs Motor di Ngawen

REMUK : BB sepeda motor yang dikendarai tiga remaja remuk
tergeletak di pinggir jalan dekat TKP.■ Foto: Wahono/ad
BLORA. Dua orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas antara bus dengan sepeda motor yang dikendarai tiga remaja di Jalan Raya Blora-Semarang KM-14,7 Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Blora.

Satu lagi luka berat (LB) dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) di Solo.

"Korban meninggal dunia laka lantas di Ngawen jadi dua orang, satu di TKP, satu meninggal di RS dan satu lagi luka berat dirujuk ke Solo," jelas Kepala Kepolisian Resor (Polres) Blora AKBP Mujiyono melalui Kasat Lantas AKP Budiarto, Kamis (14/11).

Informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi Rabu (13/11) sekitar pukul 12:45 WIB, Dimas Cahaya Ramadhan (14), pelajar warga Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, memboncengkan dua teman wanita. Ketiganya pulang dari sekolahnya masing-masing.

Dua wanita remaja yang membonceng Dimas Cahaya Ramadhan adalah Diana Sri Wahyuni (16) duduk di tengah juga warga Desa Trembulrejo.

Kemudian Devi Erna Aulia (15), warga Desa Plumbon, Kecamatan Ngawen, Blora, desa berjarak sekitar enam kilometer selatan Desa Trembulrejo.

Ketiga remaja itu mengendarai sepeda motor Honda Kharisma Nopol F-2317-GA dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi.

"Tiga pelajar naik motor dengan kecepatan tinggi, dari utara menuju ke selatan, mungkin dari sekolahan mau pulang ke rumahnya," papar Sukardi, warga Ngawen.

Di dekat TKP laka lantas, remaja itu hendak menyalip mobil pikap yang ada di depannya. Namun dari arah berlawanan (selatan) datan bus Setia Bhakti Nopol K-1740-RS yang dikemudikan Triyono (41), penduduk Desa Tanggul RT- 04/RW-04 Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Kritis
Lantaran jarak yang terlalu dekat mengakibatkan tabrakan keras antara sepeda motor dengan bus tak terhindarkan.

Sepeda motor membentur keras bagian depan sisi kiri bus Semarang-Purwodadi-Blora, dan ketiga remaja itu terpelanting berjatuhan di aspal jalan.

Dalam kecelakaan itu, pengemudi sepeda motor Dimas Cahaya Ramadhan meninggal dunia (MD) di tempat kejadian perkara (TKP), Diana Sri Wahyuni meninggal di RS Blora, pembonceng paling belakang Devi Erna Aulina mengalami luka berat.

"Satu MD di TKP ini, satu lagi di RS, dan satu kritis dirujuk RS Solo," papar salah satu anggota Polsek Ngawen.

Mendapat laporan Laka Lantas, sejumlah anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Ngawen dan Satlantas datang ke TKP, sebagian mengamankan lalu lintas dan beberapa lagi melakukan penyelidikan.

Tampak barang bukti (BB) sepeda motor rusak berat tergeletak di pinggir jalan, beberapa bagian berserakan di jalan raya.

Kasat Lantas AKP Budiarto membenarkan, laka lantas di Ngawen menyebabkan dua korban meninggal, satu korban lagi luka berat dan berat dirawat di Solo. "Sedang kami tangani, saat ini pengemudi dan BB motor diamankan," jelasnya

0 komentar:

Posting Komentar