Rabu, 06 November 2013

Musim Hujan, Warga Bantaran Sungai Diminta Waspada Luapan Bengawan Solo, Lusi dan Kali Wulung

Luapan Bengawan Solo yang terjadi awal tahun 2013 (rs-infoblora)
BLORA. Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Blora Ary Soesanto, menghimbau kepada warga agar selalu mewaspadai adanya luapan air sungai,  khususnya warga yang bermukim di sepanjang bantaran aliran Sungai Bengawan Solo, Sungai Lusi, serta Sungai Wulung.

”Dari pengalaman sebelumnya banjir yang  terjadi di Blora, akibat meluapnya air dari  ketiga sungai tersebut, terutama saat terjadi hujan deras mengguyur Blora,” katanya.

Saat curah hujan tinggi, beberapa daerah di dataran rendah harus  meningkatkan kewaspadaan  antara lain di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo meliputi Cepu, Kradenan, dan Kedungtuban.  Sedangkan daerah di sekitar Sungai Lusi yang merupakan sungai terbesar di wilayah Blora, yakni Banjarejo, dan Ngawen.

Menurut dia, untuk mengantisipasi terjangan banjir dari luapan air sungai, terutama saat musim hujan seperti sekarang,  masyarakat dihimbau untuk  lebih meningkatkan kegiatan membersihkan saluran air  di lingkungan tempat tinggal sehingga air selokan tidak tersumbat sampah dan memicu banjir.

Ia mengatakan, masyarakat yang berada di  dataran rendah  harus meningkatkan kewaspadaan, apalagi  kondisi resapan air di hulu mulai gundul akibat ulah manusia. Hal itu menyebabkan air tak dapat meresap dan langsung mengalir menuju daerah hilir.

”BMKG telah memberikan informasi, bahwa potensi hujan deras di Blora terjadi pada Desember 2013 hingga Januari 2014.

Ia berharap, masyarakat senantiasa memelihara kebersihan lingkungan, serta merawat dan menjaga kelestarian alam. ’Rusaknya lingkungan juga karena manusia. Mulai dari membuang sampah sembarangan dan menebangi hutan tanpa mempedulikan kelestariannya,” pungkasnya.

Sumber : www.infoblora.com

0 komentar:

Posting Komentar